Sektor Pertanian

Mengingat Desa Buahan Kaja yang merupakan Desa Agraris dimana 80% penduduknya hidup dari sektor pertanian, 7,6% sebagai PNS/TNI/Polri, 5,4% sebagai pengerajin, 4,72% sebagai karyawan swasta, 3,81% sebagai buruh atau tukang, dan 1,88% bekerja di sektor perdagangan. Banyaknya penduduk di Desa Buahan Kaja yang berprofesi sebagai petani menyebabkan sektor pertanian menjadi sektor yang berpotensi untuk pengembangan desa. Sumberdaya Alam yang ada di Desa Buahan Kaja memiliki potensi yang sangat besar terutama dalam bidang pertanian. Banyaknya hasil pertanian bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Adapun hasil pertanian di Desa Buahan Kaja yang dominan di hasilkan yaitu salak, kelapa, kopi, cengkeh, vanili, mangga, wani, durian, leci, rambutan, jeruk manis, jeruk peras, nangka, alpukat, pepaya, manggis, dan pisang. Pada sektor perdagangan masyarakat masih memasarkan hasil-hasil pertanian melalui tengkulak dan warung-warung karena Desa Buahan Kaja belum memiliki pasar desa.

Dari hasil statistik kantor kepala desa Buahan Kaja , data jumlah pohon untuk tahun 2014 adalah sebagai berikut :

  • Kelapa             : 6.992 Pohon
  • Kopi                : 63.470 Pohon
  • Cengkeh          : 19.675 Pohon
  • Vanili               : 670 Pohon
  • Mangga           : 100 Pohon
  • Wani               : 85 Pohon
  • Durian             : 1.051 Pohon
  • Leci                 : 19 Pohon
  • Rambutan        : 90 Pohon
  • Jeruk Manis     : 19.835 Pohon
  • Jeruk Peras      : 27 Pohon
  • Mangga           : 2940 Pohon
  • Alpukat           : 789 Pohon
  • Pepaya            : 3.260 Pohon
  • Salak              : 22.085 Pohon
  • Manggis          : 956 Pohon
  • Pisang             : 20.960 Pohon

Dari data tersebut terdapat dua tanaman dengan jumlah pohon terbanyak yang dihasilkan pada desa Buahan Kaja yaitu pertama adalah Kopi dan kedua Salak. Berikut adalah hasil pemetaan berupa sistem informasi geografis banyaknya jumlah pohon kopi dan salak per banjar pada desa Buahan Kaja :